Puisi

Ibu

karya: Yurika Prastika



Indah wajah yang selalu terlihat menggembirakan
secarik kertas tersampaikan,
secarik kata terungkapkan,
Jerih payah yang tak terbayarkan.

Seluas dunia tak dapat tergambarkan 
Sebuah penerang dikala kegelapan,
Tidak pernah terpejam saat diriku kesusahan.

Lantunan suara indah 
Penuh penantian
Tak kala menyiksa kehidupan
Rasa takut selalu dirasakan
Setiap siang dan malam
Mulutnya tak pernah letih mendoa
kerasnya tidak mengalahkan sedikitpun rasa cintanya,
semangat juang tak pernah lelah dalam berdoa...
khawatirnya pasti terjaga...
Siapa yang tidak khawatir?
Jarak pandang yang tidak memungkinkan 
bersama untuk sementara.

Komentar

  1. Bagus yuy..... tapi sebaiknya Rasa takut selalu dirasakan*nya*
    Setiap siang dan malamnya
    kata nya yg dirasakan tu dihilangkan ja.. soalnya berlebihan kata2nya... hehe menurut ku fg.... maaf komentarku panjang... tapi puisinya keren.... mengingatkan ku sama prnulis puisi D Zawawi Imron... krennnnnnn....

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Dunia

FilosofiDiam

Jawaban