DI RUMAH AJA

Sabarnya Dunia Ku

Karya: Yurika Prastika

Kebodohan Razia di Tengah Peningkatan Minat Konsumsi Buku - Tirto.ID
Perenungan dunia menjadi salah satu kesedihannya
Sembari menunggu datangnya kabar gembira,
Yang tak tersampaikan dalam jangka waktu yang singkat
Semuanya terasa lama, tapi apalah daya 
Itulah yang terbaik untuk dunia
Di rumah saja...
Di rumah saja...
Di rumah saja...
Kata-kata itu tergaungkan sampai kepelosok 
Suaranyapun sampai ke tempat semut tinggal
Orang yang peka pasti melaksanakannya,
Orang yang tidak peka, mengaggap hanya seperti hembusan angin tidak berasa,
Kata-kata itu digaungkan, tapi juga perlu diselaraskan
Terhadap suatu keadaan, dimana yang meminta jangan sampai meminta-minta
Dimana yang dapat berbagi jangan sampai ditunda-tunda,
Seorang penguasa jangan sampai berleha-leha,
Keutamaan nyawa sekarang, sangatlah digantungkan.
Tikus-tikus dapat dibasmi dengan kebaikan,
Jangan sampai ditutup-tutupi, oleh bahan transparan
Sekarang wabah kian merajalela,
Semangat bersatu, berjuang, janganlah lelah
Semua berada di posisi yang amat genting.
Jagalah, rangkullah, bukan dengan kehinaan yang menyambut kedatangan.
Percayalah ini akan usai Sang Pencipta, sedang menyiapkan senjata terampuh yang melawannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Dunia

FilosofiDiam

Jawaban